Website Resmi MI Miftahun Najihin Kauman Lor

Sinergi Keluarga dan Madrasah: Parenting di Hari Terakhir MATSAMA 2025

Sinergi Keluarga dan Madrasah: Parenting di Hari Terakhir MATSAMA 2025

Kabupaten Semarang—Di tengah suasana antusiasme penutupan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Pelajaran 2025/2026, sebuah kegiatan penting digelar untuk memperkuat pondasi pendidikan: Parenting Madrasah. Acara yang berlangsung pada hari terakhir MATSAMA ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam menjalin sinergi antara pihak sekolah dan wali murid, demi mendukung perkembangan optimal peserta didik baru.

🧠 Membangun Kesiapan Mental dan Pola Asuh Ideal

Kegiatan Parenting Madrasah kali ini mengusung tema yang relevan dengan masa transisi siswa baru, yaitu “Membangun Kesiapan Mental Anak dan Sinergi Pola Asuh di Era Digital”. Madrasah secara khusus menggandeng narasumber ahli, Psikologi Agustina, S.Psi, yang memberikan pencerahan mendalam kepada ratusan wali murid yang hadir.

Dalam paparannya, Ibu Agustina menekankan bahwa masa transisi dari jenjang sebelumnya ke madrasah merupakan periode krusial. Peran orang tua sebagai ‘Madrasah Pertama’ sangat menentukan keberhasilan adaptasi anak.

“Komunikasi yang terbuka dan empati dari orang tua adalah kunci. Anak-anak yang baru masuk madrasah tidak hanya membutuhkan dukungan akademis, tetapi juga dukungan emosional untuk menghadapi lingkungan dan tantangan baru,” jelas Psikologi Agustina, S.Psi.

Beliau juga menyoroti pentingnya pola asuh adaptif di era serba digital. Orang tua didorong untuk menjadi pendamping aktif yang mengarahkan anak memanfaatkan teknologi secara positif, bukan sekadar melarang, sehingga terbentuk karakter unggul dan akhlakul karimah yang sejalan dengan nilai-nilai madrasah.

🌟 Dukungan Penuh dari Kantor Kementerian Agama

Acara Parenting ini semakin istimewa dengan kehadiran langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Semarang, Bapak H Ta’yinul Birri Bagus Nugroho, S.Sos,. M.Pd yang memberikan sambutan pembuka dan arahan.

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Semarang mengapresiasi inisiatif madrasah yang menjadikan parenting sebagai bagian integral dari kegiatan MATSAMA. Beliau menegaskan bahwa madrasah di Kabupaten Semarang harus menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pendidikan adalah kolaborasi tiga pilar utama: Keluarga, Madrasah, dan Masyarakat. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian di sini membuktikan komitmen kita bersama untuk menjadikan anak-anak madrasah sebagai generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki moderasi beragama yang kuat. Kankemenag akan terus mendukung program sinergi seperti ini,” tegas beliau.

📝 Harapan Setelah MATSAMA dan Parenting

Penutupan rangkaian MATSAMA di hari terakhir ini tidak hanya menandai berakhirnya masa orientasi siswa baru, tetapi juga menjadi titik awal dimulainya kemitraan yang erat antara madrasah dan wali murid.

Kepala madrasah, Bapak/Ibu (Nama Kepala Madrasah), berharap melalui kegiatan parenting ini, orang tua memiliki bekal pengetahuan psikologis yang memadai untuk membimbing anak-anak mereka selama menempuh pendidikan. Diharapkan juga terjadi peningkatan komunikasi intensif antara guru dan wali murid, sehingga setiap tantangan yang dihadapi siswa dapat diselesaikan melalui diskusi dan solusi bersama.

Secara keseluruhan, Parenting Madrasah di hari penutup MATSAMA 2025 ini sukses menciptakan iklim kolaboratif yang kuat, menandakan kesiapan seluruh komponen madrasah, keluarga, dan Kankemenag Kabupaten Semarang untuk bersama-sama mencetak generasi emas madrasah di masa depan.

Satu pemikiran pada “Sinergi Keluarga dan Madrasah: Parenting di Hari Terakhir MATSAMA 2025”

Tinggalkan komentar